Lewati ke konten utama

Network vSwitch (VPC)

Dalam lingkungan Cloud, pelanggan seringkali membuat beberapa Virtual Machine (VM) yang perlu saling berkomunikasi tanpa harus melewati jalur internet publik yang tidak aman. Untuk memfasilitasi ini, Frog Cloud menggunakan teknologi vSwitch (Virtual Switch) atau yang lazim dikenal sebagai VPC (Virtual Private Cloud).

Berbeda dengan Network IP Pool yang bersifat publik dan berbayar, alamat IP di dalam vSwitch sepenuhnya bersifat lokal (private, misal: 192.168.0.x atau 10.0.0.x) dan gratis.

Modul Backoffice ini bersifat Read-Only (hanya bisa melihat), karena vSwitch sepenuhnya dikelola secara swadaya oleh Customer di Dashboard mereka.


1. Memantau Jaringan Pelanggan (Get All)

Admin Jaringan dapat memonitor seluruh vSwitch yang aktif di semua lokasi.

Request
GET /api/backoffice/vswitch

Respons (200 OK): Akan merender tabel daftar Virtual Switch yang berisi:

  • Nama vSwitch: (misal: "Database Network")
  • Pemilik (Customer): PT Bintang Terang
  • CIDR Block: 10.20.0.0/24
  • Lokasi: Jakarta Data Center

2. Melihat Rincian Jaringan (Details)

Jika Admin menekan salah satu baris dari tabel utama, Frontend harus memanggil endpoint rincian untuk menampilkan konfigurasi internal dari switch tersebut.

Request
GET /api/backoffice/vswitch/{vswitch_id}/details

Respons (200 OK): Memberikan rincian lebih dalam, termasuk daftar alamat Private IP yang sudah dialokasikan, Gateway internal, dan kapasitas maksimal IP yang tersedia di dalam blok CIDR tersebut.


3. Visualisasi Topologi (Network Graph)

Ini adalah fitur tingkat lanjut (Advanced Feature) untuk membantu Admin atau tim Support melakukan troubleshooting apabila pelanggan mengeluhkan masalah konektivitas lokal.

Request
GET /api/backoffice/vswitch/{vswitch_id}/graph

Diagram Representasi (Contoh UI Topologi)

(Diagram di atas adalah contoh bagaimana Frontend harus menerjemahkan data dari /graph menjadi bentuk visual).