Lewati ke konten utama

Data Center Location Management

Fitur Location Management memungkinkan Super Admin untuk mendefinisikan lokasi Data Center fisik perusahaan (misalnya: Jakarta, Singapore, Tokyo). Lokasi ini nantinya akan menjadi atribut yang melekat pada Node (Server Fisik), IP Pool, dan Block Storage.

Ketika pelanggan membuat Virtual Machine, langkah pertama yang mereka lakukan di Frontend adalah memilih Lokasi.

Seluruh endpoint untuk manajemen lokasi berada pada path /api/backoffice/location.


1. Daftar Lokasi (Get Locations)

Digunakan untuk merender tabel manajemen lokasi di Dashboard Backoffice, serta mengisi menu dropdown saat fitur lain membutuhkan pilihan lokasi.

Request
GET /api/backoffice/location/locations

Respons (200 OK): Sistem akan mengembalikan semua lokasi beserta informasi pendukung seperti Nama Kota, Kode Negara (misal: ID/SG), dan status ketersediaannya (Aktif/Tidak Aktif).


2. Membuat Lokasi Baru (Create Location)

Ketika perusahaan melakukan ekspansi ke wilayah baru (misalnya membuka Data Center di Surabaya), Admin perlu mendaftarkan lokasi tersebut ke dalam sistem.

Request
POST /api/backoffice/location/create
Content-Type: application/json
Request Body
{
"name": "Surabaya - Indonesia",
"country_code": "ID",
"city": "Surabaya",
"is_active": true
}

3. Melihat Detail & Mengubah Konfigurasi

Mengambil Detail Spesifik (Get Location Details)

Digunakan saat Admin menekan tombol Edit di sebuah baris tabel.

Request
GET /api/backoffice/location/{location_id}/details

Memperbarui Data (Update Location)

Bila terdapat salah pengetikan nama atau kode wilayah, Admin dapat mengubahnya secara langsung.

Request
PUT /api/backoffice/location/{location_id}/update
Content-Type: application/json
Request Body
{
"name": "Surabaya Central",
"country_code": "ID",
"city": "Surabaya"
}

4. Status Operasional Lokasi

Menonaktifkan Lokasi Sementara (Change Active Location)

Dalam skenario di mana kapasitas Data Center di Jakarta sedang penuh (krisis Resource), atau terjadi bencana jaringan massal, Admin dapat "menyembunyikan" lokasi tersebut agar pelanggan baru tidak bisa membuat pesanan (order) VM di sana.

Request
PATCH /api/backoffice/location/{location_id}/update-status
Content-Type: application/json
Request Body
{
"is_active": false
}

Dampak (Impact): Lokasi dengan status is_active: false tidak akan muncul pada menu pembuatan Virtual Machine di Dashboard Pelanggan (Customer Web). Namun, pelanggan yang sudah memiliki VM menyala di lokasi tersebut tetap tidak akan terpengaruh.